Cantonese roast goose
Tiongkok · Asia Timur

Angsa panggang Kanton dimasak utuh dan dihargai karena kulit renyah serta daging iris yang berair. Dalam wawancara Gloria Chung dengan Yu Chi-hung dari Tin Hung, Hong Kong, chef menjelaskan cara yang bertumpu pada perendaman bumbu, pengeringan udara dan pemanggangan. Restorannya memakai angsa berleher berbulu hitam dari Foshan, dan penanganan kulit menjadi bagian penting.[1]
Bumbu Tin Hung mencakup garam lima rempah, kencur, jahe dan bunga lawang. Angsa digantung hingga kering dan dilapisi sirup cuka putih serta maltosa sebelum dipanggang dalam oven. Sesudah matang, angsa didiamkan sebelum dipotong, yang menurut Hung merupakan keterampilan penting tersendiri. Wawancara mencatat cara restoran itu, termasuk pilihan angsa dan bumbunya, bukan satu formula bagi semua angsa panggang Kanton.[1]
Referensi
Sumber diperiksa pada:
- Behind the Bib: Tin Hung — Gloria Chung, translated by Iris Wong / MICHELIN Guide
kredit gambar
- kreator:
- MeiOLA 2290 WMENSZ
- sumber:
- Wikimedia Commons
- lisensi:
- CC0
- diubah:
- Cropped and resized for Gochizu; crop removes the source image's camera timestamp from the frame.
kredit audio
- suara:
- marin (gpt-4o-mini-tts)
- sumber:
- OpenAI API Text to Speech
- lisensi:
- OpenAI API generated audio
- diubah:
- AI-generated voice audio.