motoho

Lesotho · Afrika Sub-Sahara

Mangkuk merah berisi bubur sorgum fermentasi pucat dengan sendok.
motoho

Konsistensi cair menjadikannya minuman juga. Studi 2013 berdasarkan wawancara koki Roma menjelaskan sorgum merah yang memberi warna kecokelatan. Tepung sorgum dicampur air hangat dan starter tomoso, lalu difermentasi. Campuran fermentasi direbus dan didinginkan sebelum disajikan.[1]

Tomoso dapat dibuat dari sedikit tepung sorgum serta air yang difermentasi, atau diambil dari olahan sebelumnya yang berhasil. Koki wawancara menjelaskan membuat motoho untuk keluarga, tamu, pemakaman serta pesta keluarga. Sebagian juga membuatnya untuk dijual.[1]

Referensi

Sumber diperiksa pada:

  1. Traditional Fermented Foods of Lesotho, Journal of Microbiology, Biotechnology and Food Sciences 2(6), 2013, pages 2387–2391 — Tendekayi H. Gadaga, Molupe Lehohla and Victor Ntuli

kredit gambar

Motoho.jpg

kreator:
Sekwankwetla
lisensi:
CC0 1.0

kredit audio

suara:
marin (gpt-4o-mini-tts)
sumber:
OpenAI API Text to Speech
diubah:
AI-generated voice audio.