tsukemen

Jepang · Asia Timur

Mangkuk mi tebal di samping kuah celup terpisah dan irisan daging babi di meja.
tsukemen

Tsukemen adalah hidangan mi Jepang yang disajikan dalam dua bagian: seporsi mi ramen dan semangkuk kuah pekat terpisah. Minya lazim disajikan dingin sementara kuahnya hangat, dan mi dicelupkan sesuap demi sesuap tepat sebelum dimakan. Susunan ini membedakannya dari ramen yang terendam kaldu serta mazesoba yang bumbunya dicampur langsung ke mi. Kuah celup umumnya lebih pekat daripada kaldu ramen biasa, sehingga dapat membumbui mi tanpa merendamnya dalam semangkuk cairan.[1][2]

Sejarah modernnya erat terkait dengan Taishoken di Tokyo. Riwayat keluarga restoran di Nakano menceritakan para pekerja yang memakan sisa mi dingin dengan kuah panas, lalu menambahkan kombinasi tersebut ke menu setelah pelanggan memintanya. Kazuo Yamagishi, yang bekerja bersama pendiri Masayasu Sakaguchi sebelum membuka Taishoken sendiri di Higashi-Ikebukuro, kemudian menjadi tokoh berpengaruh dalam perkembangannya yang lebih luas.[3][2]

Referensi

Sumber diperiksa pada:

  1. A Quick Guide to Japanese Delicacies: Noodles — Japan National Tourism Organization
  2. A Guide to Ramen in Japan — Japan National Tourism Organization
  3. Our Story — Taishoken

kredit gambar

Owner-provided image for tsukemen

kreator:
Repository owner
sumber:
Repository owner
lisensi:
Owner-provided image
diubah:
Cropped and resized for Gochizu.

kredit audio

suara:
marin (gpt-4o-mini-tts)
sumber:
OpenAI API Text to Speech
diubah:
AI-generated voice audio.